MINAHASA TENGGARA — Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam membuka peluang kerja bagi generasi muda kembali mendapat apresiasi. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat, Pemkab Mitra dinilai tetap menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat melalui program penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
Dua putra daerah, Edwel Logor dan Maykel Kakomo, menjadi bagian dari generasi muda Mitra yang akan berangkat bekerja ke Jepang. Keduanya disebut memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, dengan penghasilan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp24 juta dan Rp27 juta per bulan, sesuai posisi dan ketentuan pekerjaan masing-masing.
Langkah tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah membuka akses dan kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.
“Saya selalu mengatakan kepada Kakak Bupati dan Kakak Dewan, bahwa ketulusan yang telah membawa dan menjaga kita sampai di titik ini. Di tengah efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, langkah yang diambil untuk masyarakat tercinta ini merupakan langkah yang sangat baik dan tulus,” demikian ungkapan apresiasi yang disampaikan terkait program tersebut.
Keberangkatan Edwel dan Maykel juga bukan merupakan program yang baru dimulai. Sebelumnya, sejumlah anak muda asal Mitra telah diberangkatkan melalui program serupa untuk bekerja di Jepang. Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut terus berjalan dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan anak-anak muda Mitra menembus kesempatan kerja di Jepang juga membawa kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Bukan hanya karena mereka mendapatkan peluang meningkatkan taraf hidup, tetapi juga karena keberhasilan tersebut menjadi buah dari pendidikan, kerja keras, dukungan keluarga, serta keberanian untuk mengambil kesempatan.
“Selain membuat anaknya bahagia, kalian juga telah menjadikan orang tuanya bangga karena layak menjadi panutan dalam mendidik anak,” ungkapnya.
Program ini diharapkan terus berlanjut dan semakin banyak pemuda-pemudi Mitra yang mendapatkan kesempatan serupa. Bagi masyarakat yang berminat, informasi mengenai peluang kerja tersebut dapat diperoleh melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa Tenggara maupun pihak-pihak terkait yang menangani program penempatan tenaga kerja ke Jepang.
Pesan yang disampaikan kepada generasi muda Mitra pun cukup jelas: kesempatan harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Bekerja di luar negeri bukan sekadar tentang mendapatkan penghasilan yang lebih besar, tetapi juga kesempatan untuk belajar, membangun pengalaman, meningkatkan keterampilan, dan kelak membawa manfaat bagi keluarga serta daerah asal.
Harapannya, para pekerja muda Mitra yang berhasil mendapatkan kesempatan ke Jepang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat di daerah.
“Semoga ke depannya kalian juga bisa menjadi berkat bagi masyarakat Mitra.”
Pada akhirnya, semangat pengabdian kepada masyarakat diharapkan tidak diukur hanya dari penilaian manusia. Ketulusan, kerja nyata, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat menjadi bagian penting dari sebuah pengabdian.
Sebagaimana kutipan yang dinisbatkan kepada Imam Syafi’i: “Engkau takkan mampu menyenangkan semua orang. Oleh karena itu, cukuplah bagimu memperbaiki hubunganmu dengan Sang Pencipta dan jangan terlalu peduli dengan penilaian manusia.”
Program penempatan tenaga kerja ke Jepang tersebut diharapkan menjadi salah satu jalan bagi generasi muda Mitra untuk meraih masa depan yang lebih cerah sekaligus membuktikan bahwa anak-anak daerah juga mampu bersaing di tingkat internasional.
- Temuan BPK Soroti Dugaan Penyimpangan Rp2,21 Miliar, Kadis BLH Tak Merespons, LIN Siapkan Laporan ke Polda Sulut.
- Diduga Terjadi Kriminalisasi, Tiga Aktivis Bangka Selatan Datangi Kejari dan Pertanyakan Kasus 9 Mitra PT Timah
- Satlantas Polres Sampang Gelar Layanan SIM Cak Mat di Kecamatan Omben, Warga Bisa Perpanjang SIM A dan C

