News  

Anak-Anak Luwu Raya Turun ke Jalan, Sejarah Sedang Ditulis

LUWU UTARA – Sejarah besar sering kali tidak lahir dari gedung megah atau ruang kekuasaan. Ia justru tumbuh dari jalanan, dari suara-suara jujur yang lahir dari keyakinan. Seperti yang terjadi di Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, ketika anak-anak muda Luwu Raya turun ke jalan, bukan untuk gaduh, bukan pula untuk sensasi.

Mereka hadir membawa satu harapan: Luwu Raya berdiri sebagai provinsi.

Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa. Ia adalah catatan sejarah yang kelak akan dikenang. Sebab di balik spanduk dan orasi, tersimpan tekad generasi yang ingin memperjuangkan masa depan daerahnya sendiri.

“Perjuangan ini bukan tentang hari ini,” ujar salah satu peserta aksi. “Ini tentang cerita yang suatu hari akan kami ceritakan ulang kepada anak cucu kami.”

Langkah-langkah kaki yang menyusuri jalan Sabbang hari itu menjadi saksi bahwa mimpi besar tidak pernah datang dengan mudah. Anak-anak muda ini sadar, perjuangan mereka mungkin tidak langsung berbuah hari ini atau esok. Namun mereka yakin, sejarah selalu mencatat siapa yang berani memulai.

Kelak, saat Provinsi Luwu Raya benar-benar berdiri, sejarah akan mencatat satu hal penting: anak-anak itu pernah turun ke jalan. Dan pada hari itu, mereka akan bangga bisa berkata, “Saya pernah ikut berjuang.”

Luwu Raya bukan mimpi kosong. Ia sedang diperjuangkan—dengan suara, dengan keberanian, dan dengan harapan yang tak ingin padam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *