News  

163 EMAS UNTUK MANADO: Rp6,4 MILIAR MENANTI PARA PAHLAWAN PORPROV 2025.

MANADO, SULAWESI UTARA — Perjuangan panjang para atlet dan pelatih Kota Manado di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara 2025 akhirnya mendekati garis akhir. Setelah mengukir prestasi dengan membawa pulang ratusan medali, para pejuang olahraga tersebut kini menantikan realisasi bonus yang telah disiapkan Pemerintah Kota Manado.

Tak tanggung-tanggung, Pemkot Manado menyiapkan anggaran sebesar Rp6,414 miliar untuk bonus atlet dan pelatih peraih medali Porprov 2025.

Anggaran tersebut telah masuk dalam pembahasan APBD Perubahan 2026. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado, Bonyx Saweho, memastikan pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Manado telah selesai.

“Pembahasan terkait anggaran perubahan sudah selesai dibahas di Banggar dan TAPD. Nah, di dalamnya ada bonus atlet dan pelatih peraih medali Porprov 2025,” ujar Bonyx usai mengikuti pembahasan di DPRD, Kamis (3/9) malam.

PRESTASI RATUSAN MEDALI

Angka Rp6,414 miliar tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap prestasi kontingen Manado dalam Porprov 2025.

Berdasarkan data Dispora Kota Manado, kontingen daerah tersebut berhasil mengoleksi 163 medali emas, 102 medali perak dan 97 medali perunggu.

Total tersebut menunjukkan besarnya kontribusi para atlet dalam membawa nama Kota Manado di panggung olahraga Sulawesi Utara.

Di balik setiap medali, terdapat proses panjang berupa latihan, pengorbanan, kedisiplinan dan perjuangan para atlet bersama pelatih.

Kini, setelah pertandingan berakhir, perhatian beralih pada bagaimana pemerintah memastikan penghargaan terhadap prestasi tersebut benar-benar terealisasi.

BONUS PELATIH JUGA DIATUR

Selain atlet, sejumlah pelatih juga masuk dalam daftar penerima bonus.

Dispora mencatat 91 pelatih peraih medali emas dan empat pelatih peraih medali perak masuk dalam daftar penerima bonus.

Sementara pelatih yang atletnya meraih medali perunggu tidak masuk dalam daftar penerima bonus. Kebijakan tersebut mengacu pada perolehan medali tertinggi yang berhasil diraih atlet binaannya.

MASIH MENUNGGU PROSES ADMINISTRASI

Meski pembahasan anggaran telah selesai di tingkat TAPD dan Banggar, bonus belum dapat langsung dibayarkan.

Masih terdapat sejumlah tahapan administratif yang harus dilalui. Setelah memperoleh persetujuan DPRD Kota Manado, proses akan dilanjutkan dengan permohonan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Selanjutnya, dokumen akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk proses penomoran.

Jika seluruh tahapan tersebut rampung dan mendapat persetujuan, bonus ditargetkan dapat disalurkan kepada para atlet dan pelatih pada 2026.

“Kalau seluruh proses sudah selesai dan disetujui, bonus akan segera dibagikan tahun ini. Tinggal menunggu petunjuk dari pimpinan terkait waktu dan hari pelaksanaannya,” kata Bonyx.

PRESTASI HARUS DIHARGAI

Pemberian bonus bukan sekadar persoalan nominal. Bagi para atlet dan pelatih, apresiasi tersebut merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap kerja keras yang telah mereka persembahkan untuk daerah.

Porprov Sulawesi Utara 2025 yang berlangsung pada 17–24 November 2025 menjadi panggung bagi para atlet Manado untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Sebanyak 163 medali emas menjadi catatan prestasi yang tidak kecil. Di belakang angka tersebut ada nama-nama atlet yang berlatih dalam waktu panjang, pelatih yang mendampingi, serta keluarga yang memberikan dukungan.

Kini, perhatian publik tertuju pada pemerintah daerah agar seluruh proses administrasi berjalan transparan dan tepat waktu.

Sebab, medali telah dipersembahkan untuk Manado. Saatnya penghargaan kepada para pahlawan olahraga itu diwujudkan.

Prestasi mereka sudah tercatat dalam sejarah. Jangan biarkan apresiasinya tertunda terlalu lama.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *