Bulukumba, 17 Mei 2028 — Kerukunan Keluarga Besar Karaeng Laikang (KKBKL) resmi melaksanakan pemasangan papan sekretariat organisasi di Kelurahan Tanah Jaya, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan agenda silaturahmi keluarga besar serta pembentukan panitia arisan organisasi yang berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat persatuan.
Acara dipimpin langsung oleh Ketua KKBKL, Andi Abdul Hakim, SH, yang juga dikenal sebagai praktisi hukum, didampingi Dewan Penasehat KKBKL AKBP Andi Kamaluddin, SH., M.Si. Turut hadir sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, perwakilan organisasi kerajaan, serta unsur lembaga sosial kemasyarakatan dari berbagai wilayah di Kabupaten Bulukumba.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dr. Abd Haris Sambu, Ketua DPC Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Bulukumba, bersama tokoh masyarakat lainnya seperti Fahsar Karaeng Naik Zainuddin dan para pemangku adat yang memberikan dukungan terhadap penguatan organisasi keluarga berbasis budaya dan kekerabatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, pihak pengurus KKBKL turut menegaskan legalitas organisasi yang telah terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Nomor 0002590.AH.01.07 tanggal 7 April 2026, serta Akta Notaris Nomor 154 tanggal 9 Maret 2026.
Pengurus juga mengingatkan bahwa penggunaan nama, logo, maupun atribut organisasi tanpa hak dapat dikenakan sanksi hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.
“Siapa pun yang menggunakan merek dan logo yang sama secara tanpa hak dapat dipidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda hingga Rp2 miliar,” tegas pengurus dalam penyampaiannya kepada peserta kegiatan.

Dalam arahannya, Dewan Penasehat KKBKL, AKBP Andi Kamaluddin, SH., M.Si, mengajak seluruh anggota keluarga besar Karaeng Laikang untuk menjaga persatuan dan menghindari konflik internal yang hanya disebabkan persoalan nasab maupun perbedaan pandangan.
“Kita harus bersatu dan saling merangkul. Jangan ada perpecahan hanya karena persoalan keturunan atau perbedaan pendapat. Mari membangun organisasi ini dengan cinta, kasih sayang, dan semangat kekeluargaan agar cita-cita luhur para leluhur kita dapat terwujud,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus saling mengingatkan dalam kebaikan demi keselamatan dunia dan akhirat serta menjadikan organisasi sebagai wadah memperkuat nilai budaya, adat, dan persaudaraan.
Sementara itu, Ketua KKBKL Andi Abdul Hakim, SH menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi lebih maju, profesional, dan bermanfaat bagi seluruh anggota keluarga besar Karaeng Laikang maupun masyarakat luas.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan sejumlah program prioritas organisasi, di antaranya memperkuat persatuan keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota, membuka peluang usaha dan UMKM, serta memberikan edukasi dan perlindungan hukum kepada seluruh anggota KKBKL.
“Kami ingin KKBKL hadir sebagai organisasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya menjaga silaturahmi keluarga, tetapi juga ikut mencerdaskan anggota, memperkuat ekonomi keluarga, membuka peluang usaha UMKM, serta memberikan pemahaman dan perlindungan hukum,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan KKBKL diharapkan mampu memberi pengaruh positif terhadap kehidupan sosial masyarakat serta menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang unggul menuju Indonesia Emas.
“KKBKL siap mengambil bagian dalam mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih maju, khususnya bagi keluarga besar Karaeng Laikang. Semangat persatuan dan pembangunan SDM ini sejalan dengan harapan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menyongsong Indonesia Emas,” tutupnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan sesi diskusi antaranggota keluarga besar KKBKL yang berlangsung hangat dan penuh rasa persaudaraan.

