OPINI  

Kasat Samapta Polres Situbondo Jadi Pembina Apel di MAN 2, Tegaskan Larangan Balap Liar

SITUBONDO – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kalangan generasi muda, terus digencarkan oleh jajaran Polres Situbondo melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah.

Kali ini, Kasat Samapta Polres Situbondo, Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M., hadir langsung sebagai pembina apel di MAN 2 Situbondo. Kehadirannya menjadi bagian dari langkah preventif untuk menanamkan kesadaran hukum dan disiplin sejak dini kepada para pelajar.

Dalam amanatnya, Iptu Rachman menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya kedisiplinan serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Ia juga menyoroti maraknya fenomena balap liar yang kerap terjadi pada malam akhir pekan.

“Balap liar itu bukan ajang prestasi, melainkan tindakan berisiko tinggi. Jangan sampai masa depan kalian rusak hanya karena ikut-ikutan aktivitas yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Ia menjelaskan bahwa balap liar tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal serta mengganggu ketertiban umum. Selain itu, pelaku juga dapat dikenai sanksi hukum yang berdampak panjang terhadap masa depan mereka.

 

Lebih lanjut, Kasat Samapta mengajak para pelajar untuk bijak dalam memilih aktivitas di luar jam sekolah. Ia mendorong siswa untuk fokus pada pendidikan serta menjauhi pergaulan negatif.

“Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan daerah. Isi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat dan membangun masa depan,” tambahnya.

Pihak MAN 2 Situbondo menyambut positif kegiatan tersebut. Sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan dinilai sangat penting dalam membentuk karakter serta mencegah kenakalan remaja sejak dini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Situbondo dalam menekan angka pelanggaran lalu lintas dan aksi balap liar, khususnya pada malam Sabtu dan Minggu yang kerap menjadi waktu rawan.

Dengan pendekatan langsung seperti ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami bahaya balap liar, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.

Penulis: SAMSI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *