BANGKA BELITUNG – Menapaki usia ke-50 tahun, PT Timah Tbk memperingati perjalanan panjang perusahaan dengan mengusung tema “Timah untuk Rakyat”. Momentum tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan Bulan Bakti yang dilaksanakan di sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan Bulan Bakti HUT ke-50 PT Timah Tbk tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan perusahaan dengan <a href="https://suarainvestigasinegara.com/bupati-dan-wakil-bupati-enrekang-nobar-final-piala-dunia-2026-bersama-forkopimda-dan-masyarakat-suasana-meriah-penuh-kebersamaan”>masyarakat. Berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, olahraga, pendidikan, pembangunan sarana dan prasarana hingga kegiatan lingkungan dihadirkan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Ketua DPD Lembaga Investigasi Negara (LIN) Bangka Belitung, Ahmad Bustani, menyampaikan bahwa perjalanan panjang PT Timah Tbk di Bangka Belitung tidak dapat dilepaskan dari kontribusinya terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.
Menurut Ahmad, peringatan HUT ke-50 harus menjadi momentum refleksi sekaligus memperkuat komitmen perusahaan agar keberadaan PT Timah Tbk semakin memberikan manfaat bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Tahun ini PT Timah Tbk mengusung tema ‘Timah untuk Rakyat’. Ini merupakan wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan, aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat, kepedulian terhadap olahraga, pendidikan, sarana dan prasarana, serta berbagai program lainnya,” ujar Ahmad.
Ia berharap PT Timah Tbk ke depan terus meningkatkan kontribusinya bagi masyarakat dan negara, khususnya masyarakat Bangka Belitung yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas pertambangan timah.
Ahmad menegaskan, usia 50 tahun bukan sekadar angka maupun seremoni. Menurutnya, perjalanan lima dekade harus menjadi bahan evaluasi sekaligus pemantik semangat untuk meneruskan perjuangan para pendahulu dan mengembalikan kejayaan PT Timah sebagai perusahaan strategis nasional.
“HUT ke-50 ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan perusahaan dengan penuh rasa syukur, mempertegas komitmen dan yang paling penting mengobarkan kembali semangat juang untuk mengembalikan kejayaan PT Timah serta meneruskan perjuangan para pendahulu,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD LIN Babel, Nero Wijaya, mengatakan PT Timah Tbk harus terus meneguhkan komitmennya sebagai salah satu pilar penting dalam pengelolaan sumber daya alam Indonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menurut Nero, tema “Timah untuk Rakyat” tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“PT Timah Tbk harus meneguhkan komitmennya sebagai pilar penting pengelolaan sumber daya alam Indonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Apalagi dengan mengusung tema ‘Timah untuk Rakyat’, maka harus ada kerja nyata dan kepedulian bersama masyarakat,” kata Nero.
Ia menilai perjalanan PT Timah sejak 1976 hingga 2026 merupakan perjalanan panjang yang tidak hanya berkaitan dengan produksi komoditas timah, tetapi juga menyangkut kontribusi perusahaan terhadap pembangunan nasional dan kehidupan masyarakat di wilayah operasionalnya.
Timah dari Bangka untuk Negeri
Timah yang diproduksi PT Timah Tbk tidak hanya menjadi komoditas ekspor, tetapi juga merupakan bahan penting bagi berbagai sektor strategis, mulai dari industri elektronik, konstruksi hingga kebutuhan pertahanan.
Karena itu, keberadaan industri timah dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan dan perkembangan teknologi nasional.
Di tengah berbagai tantangan global dan dinamika industri pertambangan, transformasi perusahaan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan PT Timah. Penguatan tata kelola berbasis Environmental, Social and Governance (ESG), digitalisasi serta rehabilitasi lahan pascatambang menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjalankan aktivitas pertambangan secara lebih berkelanjutan.
CSR Harus Menjadi Napas Perusahaan
Sebagai perusahaan yang memiliki wilayah operasional di Bangka Belitung, Riau dan Kepulauan Riau, PT Timah juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Program Corporate Social Responsibility (CSR) diarahkan pada berbagai sektor, antara lain pendidikan, kesehatan, UMKM, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat serta lingkungan.
Sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari program tersebut antara lain pembuatan rumpon dan penanaman terumbu karang bersama nelayan, pelatihan keterampilan bagi perempuan, pengolahan sampah, penanaman mangrove bersama pemuda dan karang taruna, hingga workshop kreatif bagi generasi muda.
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus menciptakan hubungan yang berkelanjutan antara perusahaan dan lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional.
Kontribusi Pajak, PNBP dan CSR
Kontribusi PT Timah Tbk terhadap negara juga tercermin melalui pembayaran pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Berdasarkan data yang disampaikan dalam materi tersebut, kontribusi pajak dan PNBP tercatat sebesar Rp677,9 miliar pada 2020, meningkat menjadi Rp776,7 miliar pada 2021, kemudian Rp1,51 triliun pada 2022.
Pada 2023 kontribusi tercatat Rp888,7 miliar, kemudian Rp848 miliar pada 2024 dan mencapai Rp839,9 miliar hingga Juli 2025.
Sementara realisasi program CSR tercatat Rp54,3 miliar pada 2021, Rp33,1 miliar pada 2022, Rp31,79 miliar pada 2023, Rp36,55 miliar pada 2024 dan Rp14,99 miliar pada semester I 2025.
Data tersebut menjadi gambaran bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan produksi, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap negara dan masyarakat melalui berbagai program sosial dan ekonomi.
Bulan Bakti, Momentum Berbagi Bersama Masyarakat
Rangkaian HUT ke-50 PT Timah Tbk di Bangka Belitung juga diwarnai berbagai kegiatan Bulan Bakti. Masyarakat dari berbagai daerah, termasuk enam kabupaten dan satu kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, turut terlibat dalam sejumlah kegiatan.
Berbagai kegiatan seperti bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, khitanan massal, donor darah, Pekan Sehat hingga turnamen olahraga menjadi bagian dari rangkaian peringatan tersebut.
PT Timah juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka Bulan Bakti HUT ke-50.
Bagi DPD LIN Babel, rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus membangun semangat kebersamaan.
Nero Wijaya menegaskan, memasuki usia setengah abad, PT Timah Tbk harus mampu melihat masa depan dengan memperkuat kontribusi kepada masyarakat dan negara.
“PT Timah Tbk adalah perusahaan besar. Karena itu, teruslah berbuat baik untuk negeri dan perbanyak membantu untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kontribusi perusahaan ke depan harus semakin diarahkan pada kepentingan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
“Kontribusi nyata ini benar-benar harus menjadi kepentingan rakyat dan untuk negeri. Timah untuk Rakyat harus menjadi prioritas PT Timah ke depannya, termasuk dalam periode 2025–2029,” kata Nero.
Menutup pernyataannya, Nero bersama jajaran pengurus DPD LIN Babel dan DPC LIN se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-50 PT Timah Tbk.
“Kami seluruh pengurus DPD LIN Babel beserta DPC se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan Selamat HUT ke-50 Tahun PT Timah Tbk. Semoga PT Timah terus berkontribusi, berbuat untuk negeri dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Nero.
Sumber: Humas DPD LIN Babel
📚 Artikel Terkait:
- <a href="https://suarainvestigasinegara.com/dpd-lin-sulsel-tegaskan-tidak-terlibat-dalam-rencana-audiensi-dan-aksi-yang-mencatut-nama-organisasi“>DPD LIN Sulsel Tegaskan Tidak Terlibat dalam Rencana Audiensi dan Aksi yang Mencatut Nama Organisasi
- Antisipasi El Nino, Polres Bangka Barat Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla dan Minta Warga Segera Laporkan Titik Api
- LSM GTI FC Tantang Journalist Warrior FC, Laga Persahabatan Sambut HUT RI dan Pemanasan Menuju Piala Joune Ganda







Responses (4)