SITUBONDO – Pawai iring-iringan budaya bertajuk Parade PRIMA Nusantara dalam rangka Hari Jadi ke-49 SMAN 2 Situbondo berlangsung semarak dan penuh warna, Jumat (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kebhinekaan dengan mengusung tema “Satu Rasa Nada SMADA PRIMA”, menampilkan ragam budaya Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia.
Ratusan siswa ambil bagian dalam parade dengan mengenakan busana adat yang memukau. Beragam penampilan budaya ditampilkan, mulai dari Pesona Adat Aceh dengan semboyan “Dengan adat kita berdaulat, dengan syari’at kita bermartabat”, Tari Kabasaran dari Sulawesi Utara, Bengkulu Ethnic Parade bertajuk Harmonia Asthaseda, hingga representasi budaya Kepulauan Riau.
Atraksi tersebut menggambarkan harmoni keberagaman yang berpadu dalam satu irama kebangsaan, mencerminkan persatuan dalam perbedaan.
Kepala SMAN 2 Situbondo, Nikmatil Hasana, M.Pd, menyampaikan bahwa Parade PRIMA Nusantara merupakan agenda puncak peringatan hari jadi sekolah. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter bagi para siswa.
“Melalui parade ini, kami ingin menanamkan nilai persatuan, kebanggaan terhadap budaya Nusantara, serta semangat PRIMA—Produktif, Religius, Inovatif, Mandiri, dan Adaptif—yang menjadi karakter SMADA,” ujarnya.

Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Satlantas Polres Situbondo turut berperan aktif dalam pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas selama pawai berlangsung. Personel melakukan pengawalan rute, pengaturan kendaraan, serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan demi kelancaran kegiatan dan keselamatan peserta.
Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif dunia pendidikan, khususnya yang mengedepankan nilai budaya dan persatuan.
“Kami hadir untuk memastikan parade berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ungkapnya.
Parade PRIMA Nusantara ke-49 ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat Kabupaten Situbondo. Warga tampak memadati sepanjang rute pawai untuk menyaksikan ragam atraksi budaya yang ditampilkan para siswa.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran SMAN 2 Situbondo sebagai institusi pendidikan yang konsisten menanamkan nilai kebudayaan, kebangsaan, serta pembentukan karakter generasi muda di tengah keberagaman Indonesia.
(By Investigasi Situbondo)
