Apresiasi Penangkapan 8 Napi Kabur, Ketua DPC LIN Bangka Desak Evaluasi Total Polres

BANGKA – Ketua DPC Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Bangka, Iis Diar Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan aparat kepolisian dalam menangkap delapan narapidana yang sebelumnya kabur dari sel tahanan Polres Bangka pada Rabu dini hari (8/4/2026).

Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bentuk respons cepat dan kesigapan jajaran Polres Bangka dalam menangani situasi darurat yang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Iis menegaskan bahwa langkah cepat aparat patut diapresiasi karena mampu mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Bangka.

“Penangkapan 8 napi kabur ini tentu layak diapresiasi. Ini menunjukkan kesigapan aparat dalam merespons situasi,” ujar Iis, Kamis (9/4/2026).

Namun demikian, Iis mengingatkan bahwa keberhasilan penangkapan tersebut tidak boleh menutup persoalan utama yang menjadi penyebab terjadinya pelarian.

Ia secara tegas meminta agar dilakukan evaluasi total terhadap kinerja Polres Bangka, khususnya dalam sistem pengamanan dan pengawasan terhadap para tahanan.

“Ini harus jadi momentum evaluasi menyeluruh. Kenapa bisa sampai kabur? Di mana letak kelemahan pengawasannya? Hal-hal ini harus dibenahi,” tegasnya.

Menurutnya, kaburnya tahanan dalam jumlah besar menjadi indikator adanya celah serius dalam sistem pengamanan yang tidak boleh diabaikan.

Lebih lanjut, Iis menekankan pentingnya langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Penangkapan itu penting, tapi pencegahan jauh lebih utama. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan akibat lemahnya pengawasan,” tambahnya.

Ia juga mendorong adanya peningkatan sinergi antara Polres Bangka, pihak rumah tahanan (Rutan), serta Pemerintah Daerah dalam memperkuat sistem pengamanan dan koordinasi lintas instansi.

Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan serta membangun kembali kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Di akhir pernyataannya, Iis berharap agar kasus ini dijadikan bahan introspeksi oleh Polres Bangka untuk melakukan pembenahan, khususnya dalam meningkatkan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan tahanan.

(Humas DPC LIN Bangka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *