News  

Patut Diacungi Jempol, Wakil Panglima Komando DPP LIN Haluddin Tunjukkan Konsistensi Mengawal Pencarian Keadilan

Gowa, Sulawesi Selatan – Komitmen seorang pemimpin organisasi tidak hanya diukur dari kemampuannya menyampaikan pidato atau menyusun program kerja, tetapi juga dari kesediaannya hadir langsung di tengah masyarakat ketika dibutuhkan. Sikap inilah yang dinilai layak disematkan kepada Wakil Panglima Komando DPP Lembaga Investigasi Negara (LIN), Haluddin, yang dinilai konsisten menjalankan tugas organisasi pasca pelaksanaan Musyawarah Besar Luar Biasa (MUBESLUB) LIN di Surabaya.

MUBESLUB yang dirangkaikan dengan pelatihan perlindungan hukum bagi seluruh anggota Lembaga Investigasi Negara menjadi momentum penguatan kapasitas sumber daya manusia organisasi. Namun, semangat tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata.

Hari ini, Haluddin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum HS Bodyguard Sulawesi Selatan, terlihat mendampingi kuasa hukum ahli waris Doboli Bin Lemang dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kehadiran tersebut dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Dalam perspektif organisasi kemasyarakatan yang memiliki perhatian terhadap penegakan hukum, pendampingan seperti ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen untuk memastikan setiap warga negara memperoleh kesempatan yang sama dalam memperjuangkan hak-haknya melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Sebagai organisasi yang mengusung semangat investigasi, pengawasan, dan edukasi hukum, Lembaga Investigasi Negara dinilai perlu terus menunjukkan eksistensinya melalui aksi nyata, bukan sekadar pernyataan di ruang publik. Kehadiran para pengurus di lapangan menjadi indikator bahwa organisasi berupaya menjalankan fungsi sosialnya secara langsung.

Langkah Haluddin juga dinilai sejalan dengan semangat hasil MUBESLUB LIN yang menekankan pentingnya penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas anggota, serta keberpihakan terhadap masyarakat yang mencari keadilan melalui jalur hukum.

Di sisi lain, pendampingan terhadap kuasa hukum ahli waris Doboli Bin Lemang juga menjadi pengingat bahwa setiap proses persidangan seyogianya dihormati sebagai bagian dari mekanisme negara dalam menegakkan hukum. Semua pihak diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menghormati independensi majelis hakim dalam memutus perkara berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

Konsistensi turun langsung ke lapangan inilah yang membuat sosok Haluddin mendapat apresiasi dari berbagai kalangan internal organisasi. Di tengah padatnya agenda pasca-MUBESLUB, ia dinilai tetap menunjukkan dedikasi dalam mengawal berbagai persoalan hukum yang menjadi perhatian masyarakat.

Pada akhirnya, sebuah organisasi akan memperoleh kepercayaan publik bukan semata karena nama besarnya, melainkan karena keberanian para pengurusnya hadir, mendengar, mendampingi, dan ikut mengawal proses penegakan hukum secara profesional, objektif, serta tetap menghormati seluruh ketentuan hukum yang berlaku.(Redaksi DPD LIN Sulawesi Selatan)

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *