News  

HUT LIN KE-9, DPD LIN DIY Tegaskan Pengabdian Tak Harus dengan Uang: Edukasi dan Kepedulian Jadi Kunci

GUNUNGKIDUL – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Lembaga Investigasi Negara (LIN) menjadi momentum bagi DPD LIN DIY untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong seluruh anggotanya agar lebih aktif memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, DPD LIN DIY kembali menggelar bakti sosial (baksos) di TK Masyithoh Pijenan, Girisekar, Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Kali ini, bantuan yang diberikan berupa tempat minum untuk anak-anak.

Sebelumnya, DPD LIN DIY juga telah menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu anggota LIN DIY, Sukijo, menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk bantuan materi atau uang.

“Bantuan untuk masyarakat bukan hanya mengandalkan uang saja. Anggota LIN juga bisa berkontribusi dengan memberikan wawasan dan edukasi di lingkungan masing-masing, termasuk membantu masyarakat menyikapi informasi atau berita yang beredar dengan memastikan kebenarannya,” ujar Sukijo.

Menurutnya, seluruh anggota LIN perlu menjalankan peran organisasi secara nyata sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.

Sementara itu, Sekretaris DPD LIN DIY, Badari, menegaskan bahwa memasuki usia ke-9, LIN harus semakin berani mengambil peran positif di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

“Dengan semangat sembilan tahun LIN, kita harus berani mendukung berbagai bidang agar kerukunan dan kekompakan tetap terjaga. Kita harus menjadi bagian dari masyarakat yang baik dan memberikan manfaat,” ungkap Badari.

Ia mencontohkan, di bidang pertanian, anggota LIN dapat membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani. Sementara di bidang pendidikan, LIN bisa berkontribusi melalui pengawasan kegiatan di lapangan, termasuk kegiatan kepramukaan dan perkemahan, apabila dibutuhkan.

Menurut Badari, kontribusi tersebut dapat dikembangkan sesuai bidang masing-masing sehingga keberadaan LIN benar-benar dirasakan masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan pihak TK Masyithoh Pijenan, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, atas kepedulian DPD LIN DIY.

“Atas nama TK Masyithoh Pijenan, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada DPD LIN DIY atas kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT LIN ke-9. Terima kasih sudah berbagi dan membuat anak-anak kami bahagia. Senyum dan tawa mereka hari ini menjadi bukti bahwa kepedulian Bapak/Ibu dari LIN DIY sangat berarti,” demikian ungkapan pihak sekolah.

Pihak sekolah juga menilai kegiatan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak.

“Baksos ini bukan hanya tentang pemberian, tetapi juga pendidikan karakter bahwa berbagi itu indah dan peduli itu penting,” lanjutnya.

Pihak sekolah berharap LIN DIY pada usia ke-9 semakin jaya, solid, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian baksos dalam peringatan HUT LIN ke-9 ini menjadi pengingat bahwa pengabdian organisasi tidak semata-mata diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, tetapi juga dari kepedulian, edukasi, pendampingan, dan kontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat.

Alternatif judul lebih tajam:

* HUT LIN ke-9, DPD DIY Ingatkan Anggota: Mengabdi Tak Harus dengan Uang

* Bukan Sekadar Bagi Bantuan, LIN DIY Dorong Anggota Turun Tangan Selesaikan Persoalan Masyarakat

* Senyum Anak TK Masyithoh Warnai Baksos HUT LIN ke-9, Badari Ajak Anggota Berbuat Nyata

# HUT LIN ke-9, DPD LIN DIY Tegaskan Pengabdian Tak Harus dengan Uang, Anggota Diminta Beri Manfaat Nyata

**GUNUNGKIDUL** – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Lembaga Investigasi Negara (LIN) menjadi momentum bagi DPD LIN DIY untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong seluruh anggotanya agar lebih aktif memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan tersebut, DPD LIN DIY kembali menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di TK Masyithoh Pijenan, Girisekar, Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Kali ini, bantuan yang diberikan berupa tempat minum untuk anak-anak.

Sebelumnya, DPD LIN DIY juga telah melaksanakan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua DPD LIN DIY, Paiman MS., menegaskan bahwa peringatan HUT ke-9 bukan sekadar seremoni atau kegiatan berbagi bantuan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian organisasi kepada masyarakat.

“Di usia ke-9 ini, saya berharap seluruh anggota LIN DIY semakin solid, kompak, dan mampu menunjukkan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Jangan sampai keberadaan organisasi hanya terlihat saat ada kegiatan seremonial. Kita harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, baik melalui bantuan sosial, edukasi, pendampingan, maupun memberikan solusi atas persoalan di lingkungan masing-masing,” tegas Paiman.

Ia juga mengajak seluruh jajaran LIN menjaga nama baik organisasi, membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, serta mengedepankan kepedulian dan tindakan nyata sebagai wujud pengabdian.

Senada dengan hal tersebut, salah satu anggota LIN DIY, Sukijo, menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk bantuan materi atau uang.

“Bantuan untuk masyarakat bukan hanya mengandalkan uang saja. Anggota LIN juga bisa berkontribusi dengan memberikan wawasan dan edukasi di lingkungan masing-masing, termasuk membantu masyarakat menyikapi informasi atau berita yang beredar dengan memastikan kebenarannya,” ujar Sukijo.

Menurutnya, seluruh anggota LIN perlu menjalankan peran organisasi secara nyata sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.

Sementara itu, Sekretaris DPD LIN DIY, Badari, menegaskan bahwa memasuki usia ke-9, LIN harus semakin berani mengambil peran positif di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

“Dengan semangat sembilan tahun LIN, kita harus berani mendukung berbagai bidang agar kerukunan dan kekompakan tetap terjaga. Kita harus menjadi bagian dari masyarakat yang baik dan memberikan manfaat,” ungkap Badari.

Ia mencontohkan, di bidang pertanian, anggota LIN dapat membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani. Sementara di bidang pendidikan, LIN bisa berkontribusi melalui pengawasan kegiatan di lapangan, termasuk kegiatan kepramukaan dan perkemahan apabila dibutuhkan.

Menurut Badari, kontribusi tersebut dapat dikembangkan sesuai bidang masing-masing sehingga keberadaan LIN benar-benar dirasakan masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan pihak TK Masyithoh Pijenan, Girisekar, Panggang, Gunungkidul, atas kepedulian DPD LIN DIY.

“Atas nama TK Masyithoh Pijenan, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada DPD LIN DIY atas kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT LIN ke-9. Terima kasih sudah berbagi dan membuat anak-anak kami bahagia. Senyum dan tawa mereka hari ini menjadi bukti bahwa kepedulian Bapak/Ibu dari LIN DIY sangat berarti,” ungkap perwakilan pihak sekolah.

Pihak sekolah juga menilai kegiatan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak.

“Baksos ini bukan hanya tentang pemberian, tetapi juga pendidikan karakter bahwa berbagi itu indah dan peduli itu penting,” lanjutnya.

Pihak sekolah berharap LIN DIY pada usia ke-9 semakin jaya, solid, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.Rangkaian kegiatan HUT LIN ke-9 ini menjadi bukti bahwa pengabdian organisasi tidak semata-mata diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, tetapi juga dari kepedulian, edukasi, pendampingan, dan kontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat

Bagi DPD LIN DIY, sembilan tahun perjalanan organisasi harus menjadi pijakan untuk semakin dekat dengan masyarakat. Bukan hanya hadir membawa bantuan, tetapi juga hadir memberikan solusi dan menumbuhkan kepedulian.

46 kunjungan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *